New York Indonesia Fashion Show

 

Batik Siger by Una kali ini menciptakan karyanya dengan nuansa warna coklat, putih dan tembaga. Batik tulis motif Lampung warna alam dari kulit kayu mahoni dipadu dengan bahan tenun polos dengan sulaman motif Tapis. Hasil kolaborasi karya yang unik dan anggun walaupun terkesan sederhana dan tidak berlebihan,” betik katalog, memantik dialog.

Sederhana, tidak berlebihan? Itulah “nyawa” konsep usungan kelahiran Surakarta 17 April 1958 ini, jadi tema rancangan. “Prasaja memiliki arti sederhana, tidak berlebihan dalam segala hal, baik tingkah laku maupun dalam berbusana,” demikian Una mendapuk sembahan bagi pekan mode NYIFW 2022.

Adapun tuangan motif batik tulisnyi, dari motif kopi, kapal Jukung, gajah, hingga siger Lampung. Ia total menggarap kreasi pertamanya khusus NYIFW ini. Una ingin betul wastra Lampung mendunia, berharap bisa kenalkan ragam motif dan jenis batik khas Lampung yang meski cara bikin sama, motif khas tiap daerah jua yang bikin beda.

Selain bikin kagum, petikan penjelasan Una soal proses produksinya, buat tersenyum. Ia mengungkap, proses pembuatan dilakukan secara tradisional, melibatkan perajin lokal di Lampung baik untuk sulaman motif Tapis-nya hingga batik tulisnya.

Selain karya salah satu perajin pembatiknyi, yang terjual di Amrik, menghiasi lobi hotel di Kepulauan Hawai AS, salah seorang perajin Una, penyandang disabilitas rungu, pernah juara nasional kontes membatik 2019 lalu.

“Tanpa adanya perbedaan penilaian dan status dengan perajin normal, perajin disabilitas mendapatkan kesempatan yang sama untuk dapat memperdalam ilmu membatik, baik melalui kursus, lomba bahkan even dagang dimana karya mereka dipamerkan untuk dapat dinikmati secara luas oleh pecinta batik,” ujar Una luar biasa.

Satu lagi, kerennya pula, demi menjunjung tinggi lingkungan lestari, Batik Siger juga terus berkomitmen dalam penggunaan bahan baku dan pengelolaan limbah yang bertanggung jawab sehingga dapat mengurangi dampak kerusakan lingkungan. Hingga saat ini lebih dari 50 persen produk dari Batik Siger adalah batik dengan bahan pewarna alami,” ungkap Una, yang selain menjual produk fesyen tematik berbahan batik tulis, bahan tenun, ecoprint, printing (tekstil motif batik), dan pakaian siap pakai (end user ready wear) di galerinyi.

Sederet apresiasi raihan, dari Penghargaan Upakarti Bidang Jasa Kepeloporan dari Kementerian Perindustrian RI Oktober 2014, hingga Penghargaan Gender Champion atas kiprah pengabdiannyi memberdayakan penyandang disabilitas dalam UMKM batik Lampung pada Peringatan Hari Ibu 2020 lalu, menjadi bagian denyut lurik batiknyi.

Sadar penting, Una pun aktif berjejaring. Selain memimpin Lembaga Keterampilan dan Pendidikan (LKP) Batik Siger diriannya per 2008, dan jadi mitra binaan aktif Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Lampung, OPD Pemprov Lampung terkait, Bank Indonesia Perwakilan Lampung, cabang BUMN atau berbasis di Lampung, dan Pemkot Bandarlampung. Una juga merupakan Ketua Perkumpulan Perajin dan Pengusaha Batik Lampung (P3BL). Ia pun tergabung di Apindo Lampung.

Tahun lalu, oleh Ketua Umum/Presiden Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) Dr Poppy Dharsono, ia didapuk memimpin sekaligus dikukuhkan pelantikannyi bersama APPMI Balikpapan, di sela perhelatan Indonesia Fashion Week (IFW) 2021 pada 13-17 April 2021, di JCC Jakarta, sebagai Ketua APPMI Lampung.

Khusus keikutsertaannyi di NYIFW 2022, ini panggung internasional ke-14 bagi Batik Siger by Una, dan New York ini perdananyi.

Membanggakannya, dari Lampung, selain Una, NYIFW 2022 juga turut menampilkan koleksi desain busana gaun etnik karya Aries Mansyah atau tenar disapa Ariez, pemilik jenama Ariez Official, perancang mode asal Lampung lainnya.

Senada jumlah, Ariez, pengampu ide kreatif eksplorasi seni wastra Nusantara asal Bumi Andan Jejama Kabupaten Pesawaran: sulam Jelujur itu, menampilkan 12 gaun warna gradasi berbahan alami yang dia beri tema terinspirasi dari para perajinnya yang kebanyakan kaum hawa, Sang Dewi.

Sebagai informasi, bila merujuk data CEO Council of Designers Fashion of America (CDF, Dewan Perancang Mode AS) Steven Kolb, dalam situasi normal pengunjung tetap NYFW 230 ribuan orang, kebayang dampak ekonomi NYFW 2022 ini. Publik mode yang tak dapat hadir fisik, CDFA manjakan dengan menampilkan presentasi runway lewat hub digital Runway 360-nya. Media sosialnya juga aktif selalu.

Pun halnya NYIFW, dimana publik Tanah Air berharap, sukses besar NYIFW pada musim Februari pada 11 Februari 2022 lalu, menular sukses senada NYIFW season 11, pada 11 September baru lewat, tempat yang sama. Dan sukses ini pun kembali terbukti pula.

Usai transit di Hongkong bareng delegasi, dari unggahan media sosialnyi terafirmasi, Una mendarat dengan selamat di Bandara Internasional John F. Kennedy, New York, pukul 23.34 Kamis (8/9/2022) lalu waktu New York, Jumat (9/9/2022) pagi WIB.

Alhamdulillah, selesai,” ujar syukur Una, pembelajar membatik sejak usia SD warisan sang ibu pengusaha batik Surakarta ini, pada Senin petang, 12 September 2022.

Allah tidak tidur. Seperti halnya Una, kita pun kudu selalu, pantang lelah bersyukur. Welcome home Indonesia, Una!

Similar Posts